Dulcolax Atasi Susah BAB Seketika

Bagi masyarakat perkotaan, sembelit atau sakit perut menjadi hal yang lumrah. Oleh karena itu senantiasa sediakan Dulcolax sebagai tindakan pertama atasi susah BAB dan jangan biarin numpuk dan sakit berkepanjangan.
dulcolax obat pencahar
Pun demikan yang terjadi pada saya sewaktu bulan puasa kemarin. Puasa harusnya membuat kita lebih disiplin dalam menyantap makanan. Namun apa daya, secara waktu betul saya hanya makan saat sahur dan buka puasa.

Tapi apa yang saya santap saat ini bisa dibilang tidak terkontrol. Pulang kerja jelang magrib membuat saya memilih makanan yang siap santap semisal gorengan.

Walhasil kebiasan ini hampir dilakukan tiap hari dan perut kemudian terasa aneh. Bisa jadi kandungan serat dalam sayur dan buah yang kurang membuat saluran mampet.

Sadar rasa sakit ini bukan untuk kali pertama maka saya pun langsung mengkonsumi Dulcolax sesuai anjuran yang tertera dalam kemasan.

Ketika ditanya kenapa saya yakin mengkonsumi obat dengan kandungan bahan aktif Bisacodyl ini antara lain mampu mengatasi sembelit atau konstipasi (susah buang air besar) dengan baik. Selain itu obat ini juga bisa digunakan untuk mengosongkan perut sesaat sebelum operasi atau pemeriksaan usus.

Manfaat lain obat ini mampu melunakkan feses saat akan BAB agar rasa sakit pada wasir tidak begitu terasa. Tahu sendiri kan bila wasir menyerang ada rasa tidak nyaman saat ke belakang.

Kini Dulcolax hadir dengan 2 varian mulai dari tablet dan supotoria. Bagi kamu yang “ngebet” ingin “selesai” maka pilihlah kemasan supotoria.

Berbeda dengan kemasan tablet yang langsung bisa ditelan maka kemasan unik ini harus di masukkan ke dalam rektum melalui anus. Tak usah kuatir cara ini aman dan terbukti ampuh.

Usai memasukkan obat tahan lebih kurang 15 menit agar obat bekerja dengan baik. Jangan banyak bergerak dan upayakan berbaring miring. Obat ini hanya digunakan sementara dan hentikan bila dirasa tidak bekerja dengan baik.

Obat ini juga aman dikonsumsi segala usia dengan catatan tetap memperhatikan petunjuk penggunaan. Bagi anak-anak pun demikan, dimana pada umumnya anak usia 6-12 tahun bisa mengkonsumsi 1 tablet. Sementara itu bagi mereka yang telah dewasa bisa mengkonsumsi 1-3 tablet perhari.

Lain hal bila menggunakan Dulcolax supositoria sebagai obat pencahar maka cukup 1 kali bagi orang dewasa dan ½ kemasan untuk anak-anak. Ingat penggunaan obat berlebih memberi dampak negatif.

Tiap obat yang dikonsumsi bisa jadi memiliki efek samping. Dari hasil penelitian efek samping yang muncul dari Dulcolax ini antara lain muncul alergi atau diare. Bila tanda-tanda kurang baik segera hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter.

Kini dengan hadirnya obat pencahar ini tak perlu lagi takut terjadi sembelit atau susah BAB. Semua itu bisa diatasi dengan cara murah dan cepat.

Tinggalkan Balasan

Close Menu