Sebuah Nama, Sebuah Doa ‘V Abhiraj Jurnalistika’ Nama Anakku

Sebuah Nama, Sebuah Doa ‘V Abhiraj Jurnalistika’ Nama Anakku

Banyak diantara mereka bertanya perihal nama anak yang cukup unik atau tak biasa. Ada yang mengira pemberian nama anak lebih pada keren atau tidak, bagus atau tidak.
verrell abhiraj jurnalistika

Tapi jangan salah, nama anak yang saya pilih pun sarat makna dan doa. Berupaya menanamkan dalam dirinya bahwa ada beban moral yang kelak akan ditunaikan.

Tulisan ini saya buat lebih sebagai pengingat saat kelak anak tumbuh dewasa. Betul nama anak saya adalah V Abhiraj Jurnalistika dimana V yang ada didepan adalah kependekan dari Verrell.

Verrell itu sendiri berasal dari kata Veryl yang dalam bahasa Prancis berarti kebenaran. Dalam konteks ini saya hendak menitipkan pesan kepada anak bahwa kelak ia harus berkata benar.

Selanjutnya ada nama Abhiraj yang saya dapat dari bahasa Sanskerta. Abhiraj ini sendiri memiliki arti seorang laki-laki yang pemberani. Tak ada alasan untuk tidak berani mencoba menuntaskan apa yang menjadi angan dan hasrat.

Nama terakhir yang dipilih adalah Jurnalistika yang dalam benak saya adalah satu ilmu yang harus dimiliki kelak. Percaya bahwa kemampuan menulis bukan sebatas menuangkan ide yang ada dalam pikiran.

Lebih jauh dari hal itu adalah rasa dalam mengungkap suatu peristiwa atau gagasan. Bukan masalah benar atau salah semata tapi di dalamnya terdapat unsur bagaimana memberi manfaat bagi orang yang ada di sekitar.

Konsep-konsep tersebut secara tidak langsung akan dituangkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa harus mengengkang ia ingin menjadi apa suatu saat nanti. Percaya bahwa ilmu menulis itu adalah ilmu dasar layaknya berhitung.

Untuk bisa bertahan dalam kerasnya hidup maka ia harus memiliki bekal yang cukup. Ilmu dan wawasan yang memadai tentu saja menjadi hal utama.

Bereksplorasi dan melakukan hal baru menjadi suatu pengalaman menyenangkan. Melihat suatu peristiwa bukan lagi sebagai suatu masalah atau hambatan. Tak ada alasan untuk berlari dari masalah, yang ada justru mendekat dan memahami kemudian selesaikan.

Merubah mindset bahwa semua itu adalah tantangan dan seni yang harus diselesaikan. Jangan kaget bila melihat bapaknya pun sering bertingkah laku out of the box hingga absurd. Bukan karena yang lain, hanya saja ingin mengajarkan untuk berani jujur terhadap apa yang diyakini.

Yakinlah nak, Abhiraj Jurnalistika, dunia ini begitu indah untuk tidak di jelajahi dan sangat sayang kalau tidak di bagikan untuk yang lain.

Tinggalkan Balasan

Close Menu