Suerrr, Ini 6 Alasan Saya Memilih Jalan Kaki Selama ini

Last Updated on 16 Agustus 2020 by Joko Yugiyanto

Banyak di antara rekan kerja saya bingung kenapa saya begitu hobi jalan kaki. Di saat mereka pasti lebih memilih menggunakan motor atau ojek online maka saya tetap bertahan pada pendirian untuk terus memilih jalan kaki.

jalan kaki
jokoyugiyanto.com

Bagi mereka berjalan itu melelahkan. Tapi tidak bagi saya, dengan cara ini setidaknya bisa menikmati masih memiliki kaki yang kokoh untuk mencapai tujuan.

Pekerjaan saya sebagai Human Capital Business Partner membuka kesempatan untuk keliling Indonesia. Berbagai kota dari ujung barat mulai dari Sumatra hingga ujung timur Papua pernah saya datangi.

Puluhan kota yang dulu hanya sebatas impian untuk di datangi sewaktu kuliah kini telah tertuntaskan. Satu demi satu kota dengan berbagai spot menarik juga saya sambangi. Rugi bukan bila hanya kerja dan terus kembali ke tempat menginap.

Benar tiap kali visit cabang mungkin dalam hitungan hari saja. Jarak tempat saya tinggal baik itu mess atau hotel biasanya berjarak 500 meter hingga 5 kilometer.

Tradisi atau ritus berjalan kaki mungkin juga karena telah mengakar. Bagaimana sejak dulu hati ini begitu menikmati setiap kali melangkahkan kaki.

Selain itu kegiatan ini bagi saya memiliki manfaat yang begitu banyak dan berikut alasan untuk tetap hobi jalan kaki:

1. Jalan kaki itu menyehatkan

Ketika ada yang bertanya kapan terakhir olahraga, jujur begitu susah menjawab pertanyaan ini karena semenjak berkeluarga tidak pernah olahraga. Oleh karena itu jalan kaki di pilih sebagai alternative karena tidak pernah olah tubuh.

Tak hanya jantung tapi seluruh organ tubuh akan sehat karena kegiatan ini terbukti secara medis mampu menjaga organ pencernaan hingga tulang tetap kuat.

2. Jalan kaki itu bagian dari rasa bersyukur

Seperti yang di tulis di atas, cara bersyukur itu ada banyak hal. Salah satunya dengan mengoptimalkan apa yang ada. Dengan sering jalan kaki saya percaya bahwa ini adalah salah satu karunia tuhan yang terbaik.

3. Jalan kaki itu hemat

Meski ada yang mengatakan pelit atau perhitungan itu wajar saja. Jarak tempuh satu hingga 5 kilometer kadang saya pilih dengan jalan setapak daripada naik kendaraan umum. Kadang mereka tak percaya tapi ini benar adanya.

4. Jalan Kaki itu bagian dari katarsis

Saat emosi memuncak dan butuh pelampiasan maka cara ini bisa di pilih. Berharap tiap langkah di ambil akan mengurangi emosi dan pada akhirnya saat tiba di tujuan tak ada lagi energy negative.

5. Jalan kaki itu keren

Kenapa saya katakan keren, jujur dengan kegiatan ini kita bisa bersosialiasi dengan orang lain. Mereka yang ada di sepanjang jalan bisa kita tegur sapa.

6. Jalan kaki itu gaya hidup

Mungkin jarang ada yang percaya bahwa bagi saya jalan kaki adalah gaya hidup. Menjadi satu bagian yang tak dapat terpisahkan karena dengan hal ini ada rasa bahagia.

Paling sering dengan kegiatan ini bagi saya adalah untuk jajan. Merugi kiranya bila setiap kali melintas dan bertemu mereka yang jualan tidak mampir sejenak.

Selain 6 alasan di atas pastinya jalan-jalan dengan kaki memiliki banyak sekali manfaat. Hal ini terlihat dari banyaknya orang memilih berjalan dan berlari sebagai salah satu olahraga sejuta umat.

Tak hanya bisa dilakukan mereka yang dewasa tapi anak-anak ataupun bocah pun bisa melakukan. Para orang tua atau pun lansia tak mau kalah juga untuk mengagendakan untuk lebih sering berjalan-jalan demi kesehatan.

Bedanya memang mereka mengalokasikan waktu khusus untuk kegiatan ini. Beda dengan saya yang menjadi pilihan dalam arti jalan hidup.

Sampai kapanpun tetap akan saya katakan sama mereka jalan adalah hobi saya. Mungkin kamu ada tertarik dan coba ikuti langkah demi langkah.

Tinggalkan komentar