Kian Penting, Asuransi Pendidikan Anak Siapkan Dari Sekarang

Last Updated on 13 Juni 2022 by Joko Yugiyanto

Bagi mereka yang telah miliki anak tentu ada satu hal yang harus dipikirkan dengan matang. Apalagi kalau bukan yang namanya asuransi pendidikan anak.

asuransi pendidikan anak
jokoyugiyanto.com

Di mana kita sebagai orang tua tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kelak. Namun demikian, apapun alasannya, pendidikan anak menjadi satu prioritas.

Pendidikan yang baik dan layak menjadi cara bagi para orang tua untuk membekali anak di masa yang akan datang. Sebisa mungkin proses ini tidak boleh putus karena pendidikan menjadi pondasi bagi anak untuk bertahan kelak.

Kondisi yang serba tidak menentu harus disikapi dengan bijak. Bila dulu, menabung saja sudah bisa dianggap sebagai alternatif terbaik.

Tapi kini tidak lagi karena menabung memiliki sejumlah kelemahan. Paling nyata tentu saja tujuan bisa berpindah di tengah perjalanan.

Lain cerita dengan mereka yang sedari awal sengaja mengambil produk asuransi pendidikan. Hampir dipastikan konsistensi ini akan terus berjalan hingga anak menempuh pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Mengenal Apa itu Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan pada umumnya adalah produk gabungan antara proteksi asuransi jiwa dan tabungan berjangka. Asuransi ini akan menjamin biaya pendidikan anak kalau saja nanti orang tua tidak dapat mencari nafkah.

Kondisi ini bisa terjadi karena orang tua meninggal dunia atau cacat total sehingga tidak dapat bekerja kembali.

Produk asuransi ini kian populer mengingat biaya pendidikan semakin lama semakin mahal. Para orang tua meyakini mereka harus ada alternatif lain agar anak-anaknya bisa menempuh pendidikan dengan tenang.

Selain itu produk ini juga miliki beberapa manfaat lain selain meng-cover dana pendidikan. Sebut saja asuransi pendidikan yang ditawarkan HSBC dimana mereka juga tawarkan asuransi kesehatan anak selama menempuh pendidikan.

Kelebihan Asuransi Pendidikan Anak

Saat ini ada banyak pilihan asuransi pendidikan terbaik yang bisa dipilih para orang tua. Namun setidaknya ada 3 kelebihan dibawah ini sebagai parameter utama:

1. Memastikan Dana Pendidikan Teralokasi

Para orang tua biasanya mereka menabung untuk menyiapkan dana pendidikan anak. Semisal tahun depan akan masuk Sekolah Dasar dan tahu betul biaya dibutuhkan.

Dalam berjalannya waktu, para orang tua akan menabung untuk mendapat sekolah terbaik. Namun faktanya bila terjadi satu kondisi tidak diinginkan dana ini bisa dialihfungsikan.

Yang bisa dilakukan tentu kemudian menabung kembali dari nol. Tapi bila kondisi terulang kembali kapan anak dapat kepastian dana pendidikan yang layak.

2. Ketidakpastian Ekonomi Keluarga

Dalam kondisi normal mungkin mereka yang miliki penghasilan tetap akan lebih tenang. Tapi saat ini rumus tersebut tidak berlaku lagi.

Apalagi bila kita flashback 2 tahun terakhir dimana Covid-19 masuk tanah air. Banyak karyawan kehilangan pekerjaan, tak sedikit pelaku usaha harus gulung tikar dan sejenisnya.

Orang tua yang sadar bahwa ekonomi bisa saja terguncang. Maka ia memilih asuransi pendidikan sebagai solusi terbaik agar anak tetap fokus belajar hingga tuntas

3. Aman Hingga Saatnya

Seperti yang saya sebutkan diatas seringkali dalam sebuah keluarga terdapat drama. Di mana apa yang direncanakan bisa berubah sewaktu-waktu.

Tak ingin ini terjadi maka percayakan dengan mereka yang bisa menjaga amanah. Membantu setiap keluarga untuk mengamankan dana pendidikan anak-anak mereka.

Ingat, asuransi beda dengan menabung. Bila menabung bisa jadi kita bisa menarik kapanpun dana yang ada semau kita.

Lain cerita dengan asuransi dimana ada aturan khusus untuk menariknya. Semua itu sudah diatur dalam polis yang ditandatangani kedua belah pihak.

Bila ada yang melanggar atau melakukan one prestasi maka bisa dikenakan pinalti atau denda. Pun demikian bila kita sebagai nasabah mencoba menarik dana semau kita.

Perlu diketahui biaya pendidikan di negara kita relatif tinggi. Hal ini didukung data Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada tahun 2020 terjadi inflasi pada sektor pendidikan mencapai 3,81%. Data lain juga menyebutkan rata-rata setiap sekolah atau perguruan tinggi mengalami kenaikan antara 10% hingga 15%.

Bayangkan saja, bila anak kita saat ini usia 2 tahun dan 17 tahun lagi akan masuk perguruan tinggi. Berapa biaya dibutuhkan bila saat ini perguruan tinggi swasta di angka Rp 10 juta untuk biaya uang masuk.

Tak ingin masalah ini berlarut maka ada baiknya segera pilih asuransi pendidikan anak untuk masa depan mereka yang lebih baik.

Tinggalkan komentar