Fakta Menarik Seputar Sistem Kekebalan Tubuh yang Harus Kamu Tahu

Last Updated on 28 Mei 2020 by Joko Yugiyanto

Di tengah pandemic Covid-19 ternyata ada kabar yang cukup baik dimana seseorang bila memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik maka ia tidak akan mudah terjangkit. Artinya menjadi PR bagi siapa saja untuk tahu tentang apa itu imunitas.

Tujuannya sudah pasti ada baiknya kita untuk menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jangan sampai tubuh lemah dan pada akhirnya akan terjangkit salah satu wabah yang telah menyerang ratusan negara ini.

Sistem kekebalan tubuh tak ubahnya bagai tentara yang senantiasa menjaga tuannya dari serangan baik itu dari dalam maupun dari luar. Oleh karena itu menjadi penting bagaimana para tentara itu memiliki kekuatan yang cukup baik.

Baca juga: https://jokoyugiyanto.com/54-cara-menjaga-kesehatan-mata/

Para tentara ini akan lebih kuat bila sebelumnya pernah berperang karena mereka tahu betul karakter lawannya. Namun bila ini adalah pertempuran pertama maka bisa jadi ia akan kalah.

Sebagai contoh mereka yang pernah terkena campak. Dipastikan kelak meski berkumpul dengan seseorang yang terkena campak maka akan tetap baik-baik saja.

Dalam kaitan Covid-19 ini pun sama, para pasien yang dinyatakan sembuh maka ia akan selamat meski berada di lingkungan yang terindikasi terpapar wabah Corona. Lain hal bagi yang belum terkena ada baiknya untuk menjaga jarak dengan yang lain untuk memastikan tidak terjangkit.

Agar terhindar dari serangan Covid-19 ada baiknya setiap orang memahami apa itu sistem pertahanan tubuh agar tahu apa yang harus dilakukan kelak.

Dan berikut beberapa fakta menarik sistem kekebalan tubuh di sarikan dari Health Line:

  1. Sel darah merah dan getah bening

Kita pasti sering mendengar istilah sel darah merah dan sel getah bening. Sel darah merah menjadi sel darah yang paling banyak di dalam tubuh karena jumlahnya mencapai 5 juta sel darah merah per mm3.  Sel darah merah berfungsi mengikat oksigen untuk keperluan oksidasi jaringan tubuh. Sementara itu getah bening adalah cairan bening atau tidak berwarna yang melewati seluruh jaringan tubuh.

Mayoritas kandungan yang ada dalam tubuh dan air. Mereka inilah yang membuat kita masih bisa bertahan hingga saat ini.

  1. Sel darah putih

Mungkin saat mendengar kata sel darah putih kita akan langsung berasosiasi dengan Leukemia. Tak salah memang karena mereka yang ada masalah dengan kondisi ini cenderung sakit kanker darah.

Hal ini karena sel darah putih tidak berfungsi dengan baik atau sebagaimana mestinya.

Sel darah putih atau leukosit bisa dikatakan sel darah yang memiliki peran utama untuk melawan infeksi. Menjadi penting dalam kaitan sistem pertahanan tubuh untuk melindungi diri dari serangan “benda asing”.

  1. Demam dan peradangan adalah pertanda baik

Dalam satu waktu pernah merasakan demam atau radang. Tak perlu khawatir karena itu hal yang wajar dalam sistem imunitas tubuh. Rasa itu menunjukkan bahwa sistem imun yang ada dalam tubuh sedang berperan.

Rasa tidak nyaman itu seolah pergolakan tubuh. Sel baik melawan sel jahat dan bila kita menang maka akan segera sehat. Tapi kalau tidak kunjung membaik ada baiknya pergi ke dokter untuk meminta pertolongan.

Saat tubuh merasakan demam atau panas maka tubuh akan mengerahkan sel darah putih, meningkatkan metabolisme, dan menghentikan penggandaan organisme jahat.

Sementara itu radang muncul ketika sel rusak atau kalah melepaskan histamine yang di tandai dengan dinding sel membesar. Yang terjadi kemudian adalah rasa panas, tubuh memerah, rasa nyeri hingga pembengkakkan.

  1. Mampu membalas dendam

Sebagai manusia normal mungkin seringkali kita gila kerja. Mengerjakan tugas yang dikejar deadline hingga tengah malam atau justru hingga dini hari. Yang ada kemudian rasa kurang enak badan selain rasa ngantuk itu sendiri.

Hal yang wajar bila kemudian melakukan balas dendam dengan tidur lebih lama. Hal itu sebagai pertanda bahwa tubuh sering kali mampu balas dendam untuk mengambil hak yang harus terpenuhi.

Gaya hidup yang kurang baik ini bila terjadi dalam waktu lama mengakibatkan penurunan sistem imunitas. Oleh karena itu cegah pola kerja yang kurang baik. Penuhi kebutuhan tubuh untuk istirahat secukupnya dan jangan terforsir.

  1. Paparan sinar matahari

Tak takut tersengat panas matahari menunjukkan bahwa tubuh memiliki fungsi yang baik. Sinar matahari terutama di pagi hari kaya akan vitamin D alami.

Vitamin ini akan menjadi penangkal yang baik sebelum terjadi depresi, sakit jantung ataupun kanker. Oleh karena itu jangan pernah takut terkena panas matahari. Namun demikian jangan juga terlalu lama khususnya pada siang hari karena berpotensi menyebabkan kanker kulit.

  1. Stres dapat menghancurkan sistem kekebalan tubuh

Stres dalam skala ringan menjadi sangat baik karena memaksa seseorang untuk berpikir, bertindak dan melakukan sesuatu lebih cepat. Namun jangan sampai stres berlebih karena itu tidak baik karena akan menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Sewaktu stres terjadi maka tubuh akan melepaskan kortisol, adrenalin, dan hormon stres lain dari kelenjar adrenal. Dalam kondisi normal zat-zat atau kandungan tersebut tidak akan bekerja dengan di paksa.

Tanda-tanda stres ini akan mudah di rasakan, mulai dari muncul rasa gelisah, tidak nyaman, gangguan tidur, nafsu makan berkurang hingga berubah berat badan.

Rasa stres bisa ditanggulangi dengan beberapa cara semisal dengan banyak olahraga, konsumsi makanan sehat, melakukan hobi, nonton film atau kegiatan positif lainnya.

  1. Tertawa membantu sistem kekebalan tubuh

Tertawalah sebelum tertawa itu di larang. Bagi yang suka film jadul mungkin tak asing dengan kalimat tersebut. Dan benar adanya bahwa stres itu baik karena mampu meningkatkan imunitas.

Berdasar penelitian di ketahui bahwa saat tertawa seseorang akan melepaskan dopamin dan bahan kimia lain yang baik untuk otak. Bila otak mendapat nutrisi yang baik maka stres akan berkurang.

Bila susah stres maka ada baiknya untuk melihat YouTube atau televisi dimana mereka menayangkan hiburan untuk kurangi stres. Sehari ada baiknya tertawa itu tak kurang dari dua puluh menit.

  1. Kuman bisa membuat tetap sehat

Siapa bilang kuman itu tak baik, sering lihat ada iklan bakteri baik yang akan memerangi bakteri jahat dalam sistem pencernaan. Kita pun melihat banyak di antara kita yang sering jajan di pinggir jalan, jauh dari kata hiegieneis tapi tetap sehat saja.

Hal itu tentu saja tak lepas dari peran sistem kekebalan yang ada dalam tubuh kita. Mereka harus di latih dan siapkan untuk menghadapi serangan dari luar.

  1. Alergi

Ada mungkin yang merasa memiliki alergi saat makan udang, atau kuliner seafood lainnya. Alergi dalam batas normal tidak butuh penanganan khusus. Tapi bila terlihat mengkhawatirkan bergegaslah ke dokter.

Alergi ini terjadi saat tubuh melakukan kesalahan yang bisa di sebabkan serbuk atau kandungan yang ada dalam zat makanan yang biasa di sebut pategon. Rasa nyeri atau bintik-bintik yang kemudian timbul adalah sebuah respon yang kemudian muncul.

  1. Gangguan autoimun

Pada beberapa kasus terjadi yang namanya auto imunitas atau sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan dalam tubuh. Yang ada kemudian adalah timbul rasa sakit.

Secara sederhana gangguan autoimun dapat dikatakan ketika tubuh secara kurang tepat justru menyerang jaringan sehat. Berdasar penelitian gangguan ini terjadi bukan pada orang dewasa tapi lebih menyerang mereka jauh sebelum dilahirkan atau bisa dikatakan sebagai bawaan.

11. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Menjaga daya imunitas itu gampang-gampang susah. Mereka yang terbiasa hidup sehat tentu tak perlu mempelajari tentang bagaimana menjaga sistem kekebalan tubuh.

Namun lain cerita bagi mereka yang kurang peduli dengan yang satu ini. Bisa jadi mulai sekarang harus mulai jaga pola tidur, hidup bersih dan mengkonsumsi hanya makanan yang sehat.

Gampang bukan, teorinya memang seperti itu, prakteknya silakan coba sendiri.

Tinggalkan komentar