Kenali Market Share Terbaik dan Lakukan Inovasi Sekarang Juga

Last Updated on 15 Desember 2021 by Joko Yugiyanto

Berbicara tentang bisnis tentu kita tidak akan lepas dengan apa yang namanya market share. Atau dalam bahasa sederhana bisa dikatakan sebagai dominasi atas penjualan yang diperoleh dalam kurun waktu tertentu.

market share
pixabay.com

Artinya market share ini akan senantiasa bergerak. Dulu yang masih bersifat konvensional bisa jadi hanya sedikit dan kemudian ketika beralih ke digital meningkat menjadi beberapa kali lipat.

Semua itu tentu dipengaruhi banyak faktor dan faktor-faktor ini harus dikenali dengan baik. Atau bila tidak jangan kaget bila kemudian tidak ada lagi pengguna yang akan menggunakan produk dan jasa kita.

Kenali dengan baik usaha yang tengah dirintis dan siapa saja yang kemudian akan menjadi kompetitor atau mereka yang miliki produk sejenis. Berkaca dari pengalaman Kodak atau Blackberry tentu kita bisa mengambil banyak hikmah.

Pada masanya produk tersebut bisa jadi adalah produk paling bergengsi dan mewah. Namun kini kita akan sangat kesulitan untuk menemukan mereka yang masih setia dengan produk tersebut.

Zaman terus berubah dan secara tidak langsung market share akan terus mengalami perubahan. Dibutuhkan inovasi dan terobosan berkelanjutan untuk bisa mempertahankan eksistensi diri.

Fungsi dan Jenis Market Share

Market share itu sendiri miliki banyak fungsi. Menjadi penting kemudian bagi para pelaku usaha miliki formula atau rumusan yang tepat atas market share yang ada.

Jangan salah salah dalam memetakan market share dan kemudian terjadi penyesalan karena tidak berjalan sebagai mana mestinya. Dan berikut setidaknya 3 fungsi utama dari market share itu sendiri.

1. Tolak Ukur Keberhasilan

Fungsi utama dengan market share itu sendiri tentu saja sebagai tolak ukur bisnis. Berapa banyak produk bisa dilepas di pasaran.

Semakin banyak dan semakin mudah ditemukan artinya dominasi semakin tinggi. Sebaliknya semakin tidak adanya produk karena tidak diminati dapat diartikan sebagai kegagalan akan sebuah produk.

Saatnya ditarik. Lakukan inovasi dan berikan produk yang dibutuhkan masyarakat dengan harga kompetitif.

2. Membandingkan Ukuran Antar Perusahaan

Kini bagi para pelaku bisnis bisa saling mengintip market share masing-masing perusahaan kompetitor. Hal ini karena data dengan mudah dikumpulkan dan kemudian dibandingkan satu dengan yang lain.

Mereka yang menang secara data hampir bisa dipastikan menang pula secara market share. Mereka yang miliki market share terbesar bisa jadi adalah yang terbaik dan mereka pula yang mendapat keuntungan paling besar.

Berturut-turut ke bawah, semakin kecil nilai atau skor bisa dipastikan market share dimiliki juga semakin kecil. Penting kemudian untuk mempelajari data dan menggunakan sebagai bahan kajian atau inovasi.

3. Bahan Evaluasi Perusahaan

Dengan data itu pula tiap perusahaan mampu melakukan evaluasi. Mana yang unggul dan mana yang lemah.

Yang unggul harus dijaga dan yang lemah harus diperbaiki. Jangan acuh tak acuh dengan data yang ada karena itu semua bisa digunakan sebagai early warning akan masa depan sebuah perusahaan.

Dengan data pula pelaku usaha bisa melihat keunggulan kompetitor. Jangan menutup mata karena cara ini dianggap paling efektif untuk melakukan inovasi atau improvement.

Setelah mengetahui beberapa fungsi utama dari market share kini ada baiknya untuk pahami jenisnya paling mudah ditemukan apa saja. Cara ini untuk mempertegas posisi perusahaan ada di mana saat ini.

Secara umum market share itu ada 3 jenis mulai dari:

1. Common Market Share

Jenis market share paling banyak ditemukan tentu saja common market share. Atau bisa dikatakan sebagai semua bisnis dalam satu produk / pasar yang sama. Bersaing satu sama yang lain dan mendapatkan hati masyarakat.

Untuk menjadi pemenang maka sebisa mungkin banjiri market sebanyak mungkin dengan produk yang kita miliki.

2. Preferred Market Share

Jenis market share selanjutnya adalah preferred market share. Market share ini didapat dengan cara merger atau akuisisi pasar.

Cara ini banyak dilakukan perusahaan besar dengan membeli perusahaan kecil. Ketika terjadi akuisisi secara tidak langsung maka market pun akan bertambah.

3. Mutual Fund Share

Jenis market share yang lain adalah mutual fund market share. Cara ini biasanya dilakukan perusahaan besar yang mana mereka membagi-bagi wilayah atau market yang ada.

Hal ini akan sangat terlihat pada perusahaan holding. Dimana ada induk perusahaan yang akan membagi tiap-tiap wilayah sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Tinggalkan komentar