Dengan Treatment yang Tepat Kusta Dapat Disembuhkan

Last Updated on 23 Desember 2021 by Joko Yugiyanto

Mungkin kita sering mendengar bahwa kusta adalah salah satu penyakit paling menakutkan dan tidak bisa disembuhkan. Faktanya kusta dapat disembuhkan dengan treatment atau perawatan yang tepat.

kusta dapat disembuhkan
halodoc.com

Tidak mudah dan cepat pastinya tapi untuk kembali ke normal atau sedia kala masih memungkinkan. Dengan catatan ada kemauan dari penderita untuk berobat dan dukungan dari lingkungan sosial.

Tanpa dukungan mereka ini, para penderita kusta cenderung malu dan menutup diri. Akibatnya kusta tidak kunjung sembuh dan muncul stigma kusta tidak dapat disembuhkan.

Kusta menjadi salah satu penyakit berbahaya yang bisa menyerang siapa saja. Di Indonesia sendiri jumlahnya cukup banyak hanya saja para penderita ini enggan mengekspos diri.

Penyakit yang biasanya nampak secara visual pada kulit ini disebabkan Mycobacterium Leprae. Selain menyerang pada kulit luar juga menyerang mata, jaringan saraf perifer, mata hingga selaput bagian dalam hidung.

Penyakit ini menular dikarenakan adanya percikan ludah / dahak pada saat batuk atau bersih. Kini kita jadi tahu pentingnya masker, bukan hanya karena adanya pandemi dan penyebaran corona virus semata.

Bakteri atau kuman penyebab kusta pun ternyata perpindah melalui droplet. Mereka yang rentan tertular tentu saja seseorang yang miliki kadar imunitas rendah.

Kusta Sebabkan Disabilitas

Dalam sebuah talkshow yang ditayangkan kbr.id beberapa waktu lalu saya jadi sedikit banyak tahu akan kusta. Dalam kesempatan tersebut hadir dr Sri Linuwih Susetyo SpKK(K), Ketua Kelompok Study Morbus Hansen (Kusta) Indonesia dan Bapak Dulamin, salah satu anggota Kelompok Perawatan Diri (PKD) Astanajapura, Cirebon.

Dari mereka ini saya jadi paham, penderita kusta tidak harus dijauhi. Selain itu kusta dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat.

Penting dipahami, bila ada tanda-tanda tidak wajar dalam tubuh untuk kemudian memeriksakan diri ke dokter. Tidak perlu ragu atau malu karena kini di dunia kedokteran telah ditemukan obat yang tepat.

Tanda awal dari kusta berupa bercak pada kulit layaknya panu. Bila terus dibiarkan maka pada bagian tersebut akan hilang rasa. Selain itu penderita akan mudah merasa lemas.

Pada taraf yang lebih tinggi, kusta akan merusak saraf, jaringan kulit hingga mata. Menurut dr Sri Linuwih, kusta paling banyak ditemukan dan berakibat fatal pada sisi siku, mata dan hidung.

Bila berlarut dan terus dibiarkan maka dapat menyebabkan cacat. Baik itu yang sifatnya sementara maupun permanen. Kelumpuhan menjadi disabilitas paling banyak ditemukan mereka para penderita kusta.

Baca juga: Bisa dan Pasti Bisa, Indonesia Bebas dari Kusta

Kusta Dapat Disembuhkan

Kabar baik, kini kusta dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat. Menjaga kebersihan diri masih menjadi indikasi mereka yang terkena kusta akan lebih siap untuk sembuh.

Berbeda dengan mereka yang abai dengan kebersihan diri. Kata sembuh dari kusta itu hanya sebatas angan.

Kusta dapat disembuhkan dan setidaknya butuh waktu aktual antara 6 hingga 12 bulan. Masih dalam kesempatan yang sama dr sri Linuwih Susetyo menjelaskan bahwa penderita kusta dapat berobat secara gratis ke puskesmas atau yang ditunjuk pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama hadir Bapak Dulamin menjelaskan bahwa kusta itu dapat disembuhkan dan dirinya adalah contoh nyata. Seseorang yang bisa bangkit dan lepas dari penyakit yang mendapat stigma kurang baik di masyarakat ini.

Edukasi kepada seluruh masyarakat tentang kusta menjadi penting. Baik itu kepada mereka yang tidak terkena kusta maupun mereka yang terkena kusta.

Pemahaman dimaksud mulai dari penyebab, pencegahan hingga pengobatan. Bila ini dipahami dengan baik maka tidak akan lagi ada penyebaran penyakit kusta.

Tinggalkan komentar