Sensasi Pacaran Beda Suku, Mana yang Paling Kamu Rasakan

Last Updated on 24 Mei 2021 by Joko Yugiyanto

Besar kemungkinan diantara kita pastinya pernah merasakan pacaran beda suku. Satu perasaan dimana bukan hanya ada cinta tapi ada hal lain yang akan menyeruak bagi semua orang.

pacaran beda suku
dtl sanggar rias

Apalagi mereka yang hobi merantau ke kampung orang maka besar kemungkinan akan bertemu orang-orang baru dari seluruh Indonesia. Dan bisa jadi cinta itu akan tumbuh dan berkembang meski terdapat berbagai perbedaan yang begitu mencolok.

Cinta itu buta benar adanya dan banyak hal yang sebelumnya tidak mungkin maka akan menjadi mungkin. Tak perlu takut karena sejatinya pacaran beda suku adalah satu hal yang lumrah. Hanya saja tiap individu harus siap-siap untuk mengelola berbagai kemungkinan yang akan terjadi.

Pacaran Beda Suku itu Sesuatu Banget

Mereka yang tidak pernah keluar dari kampung halaman besar kemungkinan tidak akan merasakan sensasi ini. Sensasi dan bentuk nyata bahwa Indonesia begitu kaya dengan budaya dan adat istiadat.

Menjadi penting buat kamu, bila hingga saat ini hanya ada di kampung maka saatnya “pergi.” Silakan pergi sejauh mungkin ke kampung orang dan mencari pengalaman dan salah satunya tentu saja rasa dan pengalaman pacaran beda suku.

Hal-hal yang bisa saja terjadi sebagai akibat pacaran beda suku:

1. Belajar Hal Baru

Saya percaya setiap orang itu adalah guru. Tak terkecuali saat kita miliki pasangan beda suku dan pastinya ada banyak hal baru yang akan muncul terutama dalam hal bahasa.

Pahami bahwa hal tersebut adalah suatu hal yang baik dan tidak perlu mendebat. Apalagi bila telah berkaitan dengan keluarga besar maka jadikan itu sebagai salah satu kekayaan budaya yang wajib dijunjung tinggi.

2. Menghadapi Kritik terkait Kebiasaan

Beda suku lazimnya akan disertai dengan berbagai perbedaan. Bukan pada salah atau benar hanya saja tiap budaya seringkali miliki kebiasaan yang bagi orang lain tidak lazim.

Saat kita bersama pasangan dan erat dengan kebiasaan mereka bisa jadi orang lain yang melihat akan terasa aneh karena tidak seperti biasanya. Terima semua perbedaan itu dengan suka cita dan junjung tinggi toleransi.

3. Cara Mempertahankan sebuah Hubungan

Seringkali orang beranggapan bila kita pacaran beda suku maka hubungan tidak akan langgeng. Bahkan kata orang yang satu suku saja dengan banyak persamaan belum tentu bisa bertahan lama apalagi dengan banyaknya perbedaan.

Faktanya, kekuatan cinta mengalahkan segalanya. Di dunia ini atau tepatnya di sekitar kita begitu mudah ditemukan mereka yang pacaran beda suku bisa bertahan hingga tua.

4. Merasa “terasing” jika pasangan sedang sibuk dengan Tradisi

Tak ada salahnya untuk turut membaur dengan tradisi mereka. Melakukan dan mempelajari hal baru bukankah satu hal yang menyenangkan.

Tak perlu jaim atau malu bila kita butuh waktu untuk menyesuaikan diri. Paling penting adalah nikmati proses dan lakukan dengan suka cita hingga kita membaur menjadi satu dengan mereka.

5. Saling Memaksa Vs Saling Mengalah

Perbedaan dua budaya ini bisa jadi akan saling memaksa antar pihak untuk turut serta. Ada baiknya untuk saling memahami dan saling mengisi.

Ada saatnya kita ikuti budaya / tradisi pasangan dan ada saatnya pula pasangan ikuti budaya kita. Sebaliknya ada saatnya kita mengalah untuk tidak memaksakan, pun demikian dengan pasangan dimana ada satu hal yang tidak bisa dipaksakan.

6. Menguji Kesabaran

Dalam beberapa kasus pacaran beda suku ini pastinya akan menguji kesabaran. Mereka yang lolos dan berhasil maka yang ada adalah makin cinta dan sayang.

Sebaliknya mereka yang gagal maka akan terjadi pertengkaran dan perpisahan. Oleh karena itu menjadi penting untuk sejak awal menguatkan diri. Akan ada banyak perbedaan dan pastinya itu bisa dilalui.

7. Adanya Stereotip akan Satu Budaya

Disadari atau tidak disadari akan muncul satu stereotip untuk masing-masing budaya. Ada yang terdengar positip dan ada pula yang terkesan negatif.

Hilangkan semua, khususnya yang bernada negatif dan yakinkan bahwa semua suku itu baik. Kalaupun ada yang kurang maka itu hanyalah oknum yang bisa jadi tiap suku miliki.

Yakinkan bahwa semua akan baik-baik saja meski terdapat sejumlah perbedaan. Pacaran itu pun sejatinya menyatukan perbedaan mendasar dimana ada satu laki-laki dan satu perempuan.

Satu hal yang sudah pasti berbeda dan butuh penyesuaian atau adaptasi untuk bisa bertahan. Maka kalau hanya pacaran beda suku harusnya itu adalah satu hal yang biasa saja.

Tinggalkan komentar