Percaya Nggak Bila Belum ‘Posting’ itu Serasa Boker tidak Cebok

Last Updated on 19 September 2020 by Joko Yugiyanto

Setelah sekian tahun hidup, bekerja dan bergelut dengan tulisan kadang itu ada saja yang bikin jengkel. Sakit tapi tak berdarah dan secara sederhana itu seperti boker tidak cebok. Bikin tidak nyaman kemudian, mau tidur pun susah.

boker tidak cebok
jokoyugiyanto.com

Saya yakin hal ini terjadi pada banyak orang dimana saat ini waktu lebih banyak dihabiskan di rumah. Baik itu untuk belajar, bekerja dan beraktfitas yang semuanya itu membutuhkan internet.

Dulu mungkin kali ya karena lebih dari 8 jam di sponsori tempat kerja maka tidak begitu memberatkan. Hape pun masih bisa aktif dengan kuota internet dari kantor.

Praktis internet (prbadi) itu hanya dibutuhkan saat di rumah saja. Kini ketika sudah tidak memiliki kantor maka mau tidak mau harus mengandalkan budget pribadi.

Baca juga: Sedikit Renungan Pertengahan Tahun

Jujur Kuota Internet itu Mahal Gaes

Ternyata mengandalkan kuota internet pribadi itu terasa begitu mahal. Hingga karena satu dan hal lainnya maka saya pun harus atur jadwal. Kapan internet nyala dan kapan harus dimatikan.

Dalam bekerja dan beraktifitas di rumah hingga saat ini saya masih mengandalkan wifi dari hape. Mau pasang provider untuk rumah belum yakin akan berapa lama tinggal di sini. Belum lagi harus memenuhi sejumlah syarat yang bisa jadi saya tidak mampu memenuhinya.

Alhasil tetring dari hape adalah jawaban terbaik. Hanya saja, ternyata kuota harian dibatasi oleh mereka dan saya tidak tahu persisnya berapa untuk satu kali pemakaian.

Mencoba melihat pemakaian tiap hari pun tidak memperlihatkan jawaban pasti. Terkadang dalam satu hari bisa sampai 2GB, 1 koma sekian bahkan ketika apes mungkin kurang dari 1GB.

Pedih bukan bila pekerjaan belum kelar tiba-tiba harus dihentikan. Waktu paling cepat untung lanjut menunggu pukul 00.00 WIB atau bila tidak tinggal tidur dulu saja dan lanjutkan besok pagi.

Ide atau kegelisahan itu seringkali tidak bisa ditahan. Ada atau tidaknya kuota internet kegiatan menulis itu tetap harus ada. Hal yang bisa dilakukan kemudian pastinya menulis di kertas atau laptop untuk dijadikan draft.

Baca juga: Up date Status Dulu ah

Belum ‘Posting’ itu Serasa Boker tidak Cebok

Seperti yang kita tahu, menulis itu sejatinya bukan hanya menulis saja. Lebih dari itu juga harus mengecek data, mengecek informasi hingga tidak adanya tipo atau salah ketik.

Adanya internet tentu memudahkan itu semua. Tinggal ketik kata kunci maka data / informasi dicari muncul. Proses editing pun sangat terbantu dengan adanya grammerly dan kamus KBBI.

Tinggal masukkan naskah atau cek kata untuk menemukan kata baku maka sudah akan langsung muncul jawaban dicari. Betul memang blog pribadi ini adalah sarana mencurahkan semua kegelisahan yang ada.

Tapi akan lebih elok bukan bila apa yang disampaikan itu bukan sesuatu yang asal. Catatan digital yang sewaktu-waktu tentunya bisa dilihat kembali.

Pada waktu itu, pada tahun itu saya pernah menulis apa.

 

Satu pemikiran pada “Percaya Nggak Bila Belum ‘Posting’ itu Serasa Boker tidak Cebok”

  1. Beruntung bagi mas Joko yang punya segudang ide serta banyak blog untuk mencurahkan tulisan langsung begitu dapat ide.

    Beruntung buat saya, ada sebuah provider yang bersedia memberikan koneksi internet untuk warga sebesar 10Mbps hanya dengan 80rb/bulan :).

    Balas

Tinggalkan komentar