Karena Waktu Tak Bisa Diputar Kembali

Last Updated on 13 Juni 2022 by Joko Yugiyanto

Iya, karena waktu tak bisa diputar kembali maka saya memutuskan menjadi fulltime blogger. Ada jalan panjang hingga kemudian saya memutuskan profesi yang tidak lazim ini.

ngeblog dari rumah
jokoyugiyanto.com

Belasan tahun menjadi karyawan. Memiliki upah dan jabatan yang lumayan baik bukan berarti itu baik-baik saja.

Dimana waktu dan energi terus diperas untuk mewujudkan mimpi pemilik perusahaan. Saatnya untuk menyatakan sikap, saya ada mimpi dan harus diperjuangkan.

Berawal dari Side Hustle

Siapa sangka profesi yang saya pilih hari ini berawal dari sebuah pekerjaan sampingan. Dimana sejatinya selama belasan tahun terakhir bekerja sebagai part of human capital.

Persisnya melakoni posisi sebagai recruiter. Berawal dari recruitment staf, supervisor hingga section head. Jujur saja selama itu saya sangat happy dengan apa yang saya kerjakan sehari-hari.

Hanya saja tetap ada rasa yang kurang dimana status saya sebatas sebagai karyawan. Artinya apa yang saya dapat lebih sebagai kompensasi perusahaan kepada karyawan.

Selama saya bekerja sebagai part of human capital ini saya miliki pekerjaan sampingan. Yes, sebagai blogger dan mulai serius sejak akhir 2014 silam.

Bisa dipastikan dalam satu minggu tidak kurang dari 7 artikel harus saya terbitkan. Dan dalam satu bulan tidak boleh kurang dari 30 artikel.

Semua itu menjadi ritus yang harus saya jalani. Usai pulang kerja, saatnya mandi, makan, main sama anak dan kembali buka laptop untuk mewujudkan mimpi.

Dari bulan terus berganti tahun dan selama itu jumlah blog yang saya kelola beranak pinak. Kini tak kurang dari belasan blog saya kelola secara mandiri bersama pasangan.

Pandemi Membawa Berkah

joko yugiyanto
jokoyugiyanto.com

Apapun alasannya, pandemi tidak selalu buruk. Benar ada jutaan orang kehilangan pekerjaan.

Tapi dibalik itu muncul orang-orang kreatif yang bisa bertahan dan mereka mampu menunjukkan. Pandemi bukan akhir dari segalanya dan menjadi titik balik untuk bangkit sesuai dengan jati diri.

Begitu diumumkan, saya adalah salah seorang yang harus kehilangan pekerjaan maka tak perlu waktu lama. Apa yang harus saya lakukan untuk memastikan dapur tetap harus ngebul. Uang jajan anak harus tetap tersedia.

Berbekal pengalaman ngeblog sebagai side hustle maka mindset yang ada dalam diri pun harus diubah. Saatnya apa yang dulu hanya sebatas pekerjaan sampingan kini harus dijadikan pekerjaan utama.

Cukup tertantang karena pandemi datang secara tiba-tiba. Tanpa persiapan yang matang dan hidup harus terus bertahan.

Terhitung sejak awal April hingga awal November 2021 saya menjadi fulltime blogger. Selama 7 bulan itu saya bisa menimbang berapa rata-rata pendapatan dalam 1 bulan.

Dan ternyata, profesi blogger yang dulu saya anggap sebagai sampingan mampu memberikan pemasukan yang cukup. Bahkan ada satu waktu penghasilan saya jauh lebih baik daripada sekadar karyawan biasa.

Pengalaman itulah yang membuat saya merasa begitu percaya diri. Kalau saja side hustle ini kalau dikelola dengan baik mampu memberikan kontribusi yang jauh lebih baik.

Hanya saja jelas, tantangan dalam profesi ini adalah sebuah ketidakpastian. Di mana dalam satu hari kita bisa menghasilkan cuan hingga ratusan dollar. Namun sebaliknya juga harus siap karena bisa saja dalam satu hari minim pemasukan.

Mengubah Side Hustle menjadi Main Job

Tak mudah tentunya mengubah side hustle menjadi main job. Fakta ini saya dapat ketika diskusi dengan beberapa kawan dimana untuk menjadi seorang enterprenuer atau lebih tepatnya netprenuer butuh kesiapan mental.

Jadi bukan hanya berbicara tentang kemampuan teknis. Lebih dari itu ada juga kemampuan non teknis yang harus dipelajari.

Untuk menjadikan blog siap monotize bukan hanya berbicara tentang blog itu sendiri. Masih ada kemampuan untuk bagaimana menawarkan kepada mereka / klien / calon pelanggan untuk menggunakan jasa kita.

Mengingat adsense bagi saya bukan lagi sebagai sumber pendapatan utama. Mau tak mau harus mengembangkan kompetensi lain diluar teknis blogging.

Dalam hal ini pastinya erat kaitan dengan dunia sales marketing dan servis. Dimana harus menawarkan produk kepada brand dan bagaimana menjaga pelanggan. Tujuannya sudah pasti agar mereka melakukan repeat order atau pemesanan kembali.

Saat ini untuk produk unggulan yang saya jual adalah backlink. Selain itu juga artikel, khususnya untuk dimuat pada media mainstream sebagai berita rilis semisal Tribunnews, Tempo, Suara, Grid, Akurat, Sindo dan masih banyak lagi.

1 Januari 2022 Resmi Menyandang Fulltime Blogger

Karena waktu tak bisa diputar kembali dan ada kegelisahan apa yang harus diwujudkan. Salah satunya tentu saja bagaimana bisa bekerja dari Jogja dan bisa menjangkau pangsa psara lebih luas.

Dan awal tahun saya anggap menjadi momentum yang tepat untuk beralih profesi. Di mana saya resmi meninggalkan profesi sebagai bagian dari tim recruiter dan beralih menjadi fulltime blogger.

Waktu yang tepat pula untuk pindah domisili, dimana selama beberapa tahun terakhir saya tinggal di BSD Tangerang dan selanjutnya pindah ke Jogja. Pekerjaan dalam kaitan dunia digital memberi keleluasaan.

Dimana tidak lagi bekerja itu harus berada di kantor. Dimana bekerja itu tidak lagi harus office hour.

Kini saya bisa bekerja bila memang sedang ingin bekerja. Selama ada internet dan listrik maka saya sudah bisa memulai pekerjaan.

Untuk kalian yang mungkin ingin mengikuti jejak saya. Mengubah pekerjaan sampingan menjadi pekerjaan utama bisa dimulai dengan membeli 1 set alat tempur di Sahabat Hosting.

Mereka ini adalah para anak muda yang miliki gairah untuk terus berkembang. Senantiasa memberikan solusi terbaik terkait pekerjaan sebagai pemain digital.

Pastinya di sini kamu bisa membeli hosting murah dan kemudian wujudkan mimpi. Pelan tapi pasti ambil langkah positif untuk terus maju dan berkembang.

Jangan pernah takut gagal atau bingung bagaimana memulai produktif dan tetap cuan. Internet memberi kita kebebasan yang seluas-luasnya untuk terus tumbuh dan berkembang.

Oh iya, salah satu alasan kenapa saya memilih meninggalkan hiruk pikuk ibukota dan segala kemapanan lebih karena faktor keluarga. Dimana saya ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama mereka orang-orang yang saya sayangi.

Ingat waktu tak bisa diputar kembali dan jangan sampai menyesal bila tidak dimulai sekarang juga.

28 pemikiran pada “Karena Waktu Tak Bisa Diputar Kembali”

  1. Semoga keputusan yang diambil menjadi langkah yang terbaik. Jalan rejeki sudah ada yg mengatur, tinggal bagaimana kita mencarinya.

    Sukses selalu dan tetap semangat mas..

    Balas
  2. Wah Mas Joko ternyata recruiter juga salam kenal,,

    Sayapun pengen beralih jd full time blogger tapi rasanya belum bisa hehe semoga next bisa ikuti jejaknya

    Balas
  3. Tetap semangat … Apapun profesi yang dijalani, yang penting halal, berkah dan nggak ngerampas hak orang lain. Jadi full time blogger jauh lebih nyaman, apalagi udah dapat cuan gede. Because we are the boss… Nggak perlu repot-repot datang ke kantor.

    Balas
  4. Lama tak buka fb,sekali buka liat tulisan mas joko. Iya memang benar jika kita kerja ngikut orang walaupun gaji’nya gede tetep aja ada yg kurang, apalagi sudah bertahun-tahun ngikut orang pasti ada rasa bosen juga. Sama seperti yg aku alami saat ini. Blog ada,udah muncul ads juga,tp krna blm aktf ngisi y viewer gitu- gitu aja. Btw mksh mas kisahnya sangat menginspirasi, smoga bisa segera mengikuti jejak mas joko

    Balas
  5. Selamat mas, sebagai salah satu orang yang menjadi inspirasiku untuk selalu ngeblog, saya ikut mendo’akan semoga Allah SWT memudahkan segala urusan atas jalan yang dipilih.

    Kapan ngopi bareng lagi? hehehe.

    Balas
  6. inspiratif banget kak. aku pun saat ini masih kerja full time di kantor tapi lagi wfh. dan kesempatan ini yang bikin aku jadi lebih rajin buat ngeblog. meski masih meraba-raba tapi pengen banget bisa serius di blog biar punya waktu yang lebih fleksibel hehe

    Balas
  7. Inspirasi banget Mas Joko. Selamat atas keputusan yang diambil untuk menjadi fulltime blogger. Hari ini boleh penghasilannya belum terlihat, mudah-mudahan dua, tiga bulan kedepan isi rekeningnya meningkat.

    Balas
  8. Salut, Mas Joko bisa mengambil hikmah dan juga momentum dari pandemi covid-19 ini. Bisa merubah mind set dan terus optimis untuk menjadikan blogger sebagai main job adalah hal yang berani menurut saya.
    Kalau saya pribadi justru baru belajar blogging ketika awal pandemi covid-19 di kisaran tahun 2020

    Balas
  9. Jangan salah pak, sekarang blogger udah masuk salah satu profesi yang ngga bisa dipandang sebelah mata hehehe. Justru sebagai full time blogger bisa lebih fokus monetisasi blog. Semangat pak!

    Balas
  10. Sangat menginspirasi ceritanya. Salah satu keinginan saya juga ingin jadi fulltime blogger, tapi untuk sekarang mungkin masih jadi side hustle seperti yang mas ceritakan. Untuk memilih waktu yang tepat jadi fulltime blogger, sepertinya saya harus belajar apa itu konsisten.

    Ya seperti masnya bisa menulis 7 artikel dalam seminggu. Keren

    Balas
  11. Sangat inspiratif kisahnya. Semoga profesi yang baru sebagai full time blogger ini bisa menjadi sumber penghasilan yang bisa diandalkan

    Balas
  12. Wahh, keren banget jadi fulltime blogger. Sebagai seseorang yg menjadikan blog sebagai hobi aja, jadi makin terbuka soal kesempatan-kesempatan monetization blog. Terima kasih!

    Balas
  13. Insight baru, nih. Makasih banyak sudah berbagi pengalamannya, Mas. Pengalamannya bisa dicontoh nih buat konsisten bikin artikel dalam seminggu sebanyak minimal 7 buah. Huhu soalnya masih bolong-bolong

    Balas
  14. Aku pernah berada di posisi full time blogger. Jujur, banyak banget tantangannya termasuk memanajemen diri sendiri untuk bisa konsisten menulis. Keren banget kakaknya bisa konsisten nulis sebulan gak boleh kurang dari 30 artikel. Salut deh. Semoga aku juga bisa.

    Balas
  15. Wowwww, Mas Joko ternyata ex-recruiter. Keren banget mas. why oh why kamu meninggalkannya?

    Namun, apapun pilihan hidup kita, selama kita mau fokus dan komitmen, bakal selalu ada jalan ya mas. Apalagi dukungan sekitar juga bagus. Tinggal di Jogja pula, surganya pekerja kreatif. Sukses selalu Mas Joko.

    Balas
    • dari 2010 mb di tim rekrutmen tapi kutu loncat juga cuma beberapa saat pindah2 gitu dan yg terakhir ini gara2 dah nikah sukses gabung 6 tahun lebih

      Balas
  16. Artikel yang sangat keren dan memotivasi sekali buat saya mas e. Makasih sudah buat artikel seperti ini. Saya mulai fokus ngeblog sejak awal pandemi saja masih banyak rintangan yang saya dapat.

    Misalnya akun Google AdSense saya beberapa kali mendapatkan masalah, job yang saya dapat juga belum memuaskan, masih sangat jarang.

    Mungkin artikel ini bisa saya jadikan patokan buat menjadi seorang Blogger sepenuhnya. Makasih mas e.

    Balas

Tinggalkan komentar